BANDUNG, DISDIK JABAR – Sejak bernama Pandu, Pramuka Indonesia selalu mencetak generasi yang tangguh. Tangguh menghadapi setiap tantangan, disiplin dalam bertindak, tidak gentar menghadapi setiap rintangan, selalu peduli, dan siap berkorban demi sesama.

“Jiwa dan karakter seperti itulah yang kita butuhkan di era pandemi saat ini,” ungkap Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-59 yang digelar secara virtual.

Di masa pandemi yang mengakibatkan krisis kesehatan dan ekonomi ini, Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan kepentingan bersama dengan bergotong-royong. “Jika gerakan kedisiplinan dan kepedulian ini terus kita jalankan, insya Allah kita bisa menghambat penyebaran Covid-19 dan mengurangi risiko-risiko ikutannya,” tuturnya.

Sehingga, Presiden meminta anggota Pramuka untuk membuat dua gerakan nasional. Pertama, membuat gerakan kedisiplinan nasional yang mengajak semua anggota masyarakat agar disiplin mengikuti protokol kesehatan. Kedua, membuat gerakan kepedulian nasional yang mengajak masyarakat untuk saling membantu, peduli, dan berbagi.

“Selain membantu penanganan masalah nasional akibat pandemi, dua gerakan tadi akan semakin mengasah jiwa dan karakter kepemimpinan Saudara-saudara dalam memperdalam jiwa Pramuka sejati sebagaimana tertuang dalam Dwidarma, Trisatya dan Dasadarma Pramuka,” tambahnya.

Selain itu, Presiden pun berpesan kepada seluruh anggota Pramuka untuk terus giat belajar dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi setinggi-tingginya. “Jadilah SDM Indonesia yang hebat, cepat tanggap, dan cerdas. Rawatlah kebinekaan, pertahankan NKRI, dan jadilah penjaga Pancasila sejati,” tegasnya.***